Selasa, 26 Agustus 2014

Enjoy every new move in your life...

Resiko ketika memasuki tempat baru adalah adaptasi dengan lingkungan yang serasa asing dan cenderung membandingkan dengan tempat tinggal terdahulu. Beberapa kali mengikuti suami pindah tugas, suami kebetulan pegawai swasta dan berdinas di daerah pelosok. Ketika kita tinggal di daerah terpencil, jauh dari segala fasilitas hidup pun dari tempat yang penuh dengan hiruk pikuk manusia seperti di Mall. Membuat kita lebih menghadapi hidup... bagaimana tidak, jauh dari mana-mana harus selalu cerdik menyiasati segala kekurangan, hidup dengan segala keterbatasan bukan berarti tak bahagia ..... namun kalau teringat kadang membuatku ketawa juga ketika sudah mendekati jadwal day-off atau libur, kita udah berkemas dengan semangat 45 untuk kembali ke rumah dan menghirup segala kemacetan lalu lintas.
Berhubung tinggal di pelosok, memasuki kota sudah memberikan kebahagiaan tersendiri bagi saat itu karena keadaan memaksa yang membuat kami menginggalkan rumah. Sekarang, kami lebih menghargai setiap benda yang kami miliki di rumah... bahkan untuk sekedar air dari sumur yang mengalir tiap kali kita nyalakan mengingatkan kita pada masa dimana kami tak memiliki air bersih setiap waktu karena di areal ada waktunya air dari tangki perusahaan itu menyala yaitu setiap pagi sekitar jam 6 pagi selama 1 jam dan sore hari sekitar jam 5 selama 1 jam. Meski ada tangki air di belakang tapi kalau sedang sendirian di rumah, saya agak segan menggunakanna karena lebah yang mengerumuni genangan air dibawah tangki air, anjing liar yang berkeliaran. Insiden air ini juga mengingatkan ketika kami harus di tinggal di rumah kontrakan di daerah Taluk Kuantan. Pemilik kontrakan tidak menghubungkan air kami secara otomatis dan mandiri dengan pompa air sehingga setiap kali butuh air harus konfirmasi dulu, awal-awal menempati masih diterima dengan muka yang manis tapi setelah beberapa bulan mulai menerima perlakuan yang berbeda dan tak jarang menerima kata-kata yang keras...duh manisnya tinggal di rumah sendiri yang bebas persediaan air sumur sehingga kapanpun kami mau mandi tak pernah menjadi masalah. 
Menetap atau berpindah adalah sebuah pilihan bagi keluarga terlebih keluarga yang penempatan pekerjaan tidak menetap. Berpindah memungkinkan kita memiliki kekayaan secara mental dan lebih menghargai dan mensyukuri semua karunia Ilahi. Untuk seseorang yang menetap di satu tempat tentu merasakan kenyamanan secara optimal karena dikelilingi oleh kenyamanan dan keamanan dari orang-orang yang dikenal sejak lahir sementara bagi mereka yang berpindah-pindah, harus memiliki mental dan kendali diri yang kuat dan terbiasa dengan segala kekurangan jika di tempat baru jauh berbeda fasilitasnya dengang lingkungan yang lama. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar